“Makasih yah kak” dengan satu kalimat itu dia cium bibir gw sekilas…..matanya berbinar dan rona hasrat ingin di cintai dan dimiliki tergambar jelas sekali, lalu ku cium bibirnya dengan sedikit bernapsu, dan bella membalasnya dengan panggutan yang seimbang, nafas kita berdua berpadu dalam desahan dan lenguhan yang membakar hasrat, AC kamar ku jadi gak terlalu dingin lagi, masih dalam pangkuan gw, gw memberanikan diri meraba buah dadanya yang sebelah kanan dan mendapati Bella mengizinkan tangan ku bermain nakal di putingnya…“Ahhh shhhh….. Bokep terbaru sempit abissssss….. mas Ferry… tunggu mas”gw nengok lah, dan ternyata si Nona Bella setengah berlari menghampiri gw,“Kenapa Nona berlari-lari??” bukankah lebih baik nanti aku yang menjemput??” sambil flirting lagi…
disini tiba2 dia manggil gw Kak…..




















