Dadaku berdebar-debar. Aku takut dia menolak cintaku. Bokep terbaru Kedua tanganya memegang tangan kananku dan matanya yang memelas lurus menatapku. Lha wong aku bayar!.Tapi hari itu, entah karena bujukan mereka, atau karena sayangku juga pa da mereka dan sebaliknya sayang me reka padaku selama ini. Mungkin ibu bisa mati ngenes dirumah sebesar ini” Ucap Bu Miranti pelan tertunduk murung.“Kenapa ibu baru menceritakannya sekarang?”Ucapku.“Untuk apa?” Ucap bu Miranti menggeleng-geleng.“Setidaknya beban ibu dapat berkurang”“Buat ibu cukup melihat kamu dan Yon ceria dan bahagia dirumah ini. Sepi. Kepalanya bergerak-gerak mengikuti cumbuanku. Nikmat luar biasa. Se tengah selesai penataan ruang yang ak hirnya jadi kamar yang cukup besar I tu, sekali lagi Yon menawarkan diri a gar aku mau tinggal bersamanya.




















