Tp apa lacur, tasku raib entah dimana, aku panik, aku berusaha mencari dan bertanya kepada Ibu tua dan anak laki-lakinya, tp mereka hanya menggelengkan kepala.“Mana tiketmu..” ujar seorang petugas sedikit menghardik.“Tas saya hilang, tiket dan uangku ada di situ..” jawabku dgn sedih.“Hah, bohong kamu, itu alasan kuno, bilang aja kamu tak membeli tiket, Ayo ikut kami ke atas,” bentak petugas yg bertampang sangar.Akhirnya aku dibawa ke dek atas dan dihadapkan kepada atasan petugas tiket tadi.“Oooooo.. mmmmppphhhhh.. Bokep tahan sebentar.. oooggghh.. geli..”Sejurus kemudian lidahnya dijulurkan dan menyapu permukaan bibir meqiku. ini orangnya, berani-beraninya kamu naik kapal tanpa tiket,” kata sang atasan tadi.“Tiketku hilang bersama pakaianku yg ada di tas, saya tdk bohong Pak, tas saya benar-benar hilang..”“Bah itu sih alasan klasik Non,




















