Lubang kenikmatanku ia sodoki tanpa ampun. Sadako, Kuntilanak, Sundel Bolong, semua lewat….Aqu menutup mulut menahan tawa, rasain lu, ternyata lelaki taqut istri juga lu, hihihihi…..Kurapatkan badanku ke arah tembok saat Pak Sharif berbalik hendak kembali ke ruang rapat agar kehadiranku tak diketahuinya. Bokep terbaru Hhhmmm..aqu jadi ada akal, mungkin untuk membalasnya juga, dari posisi yg kurasa bisa melihat apa yg dilaqukan lelaki itu, kulihat dua wartawan sedang terkantuk-kantuk meliput jalannya sidang yg membosankan itu.“Mas…Mas…kalo mau dapet berita besar coba arahin kamera ke situ tuh!” kataqu menunjuk ke arah posisi Pak Sharif.“Hah, ada apa emangnya Mbak di sana?” si kameramen penasaran dan mengarahkan kameranya ke arah yg kutunjuk.Sebuah senyum mengembang di wajahnya, “Hehehe…ini baru beda, gila juga nih orang, pake tablet loh nontonnya,




















