Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. Bokep terbaru Erik bergeser ke sampingku. Aku hanya bisa terdiam terpaku. “Eriik!! Tapi Erik menahanku dengan kuat. “Halo.. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya. Maria. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya.“Ahh..”
Aku mulai menikmati getaran aneh pada diriku. Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”
Aku merasakan tangan Erik meremas pinggulku dengan kuat. Erik kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku




















