Sebenarnya aku juga merupakan perintis dari perusahaan itu, sebut saja CV. Bokepterbaru Sementara tanganku yang sedari tadi bermain di daerah atas, kini mulai merosot. Aku yakin Laras mempersiapkan hal ini dengan makan permen wangi sebelumnya. Ubah dong biar ada perubahan. Tapi karena aku harus memotivasi mereka, paginya aku sempatkan untuk ke kantor. “Auuuggghhh..”Sperma hangat muncrat ke mulut Laras. Sekejap Laras sudah berbalik posisi. Setelah itu tangan mungil Laras memunguti benda-benda yang berantakan itu dan menatanya dengan rapi di tempatnya masing masing. Kini bibir kami kembali beradu. Maka kami berempatpun bersaing untuk merekrut anak buah yang sebanyak-banyaknya, dan mengembangkan hingga menjadi sebuah tim yang integral dan solid.




















