Menggosok-gosokkan hidungku sambil menghirup aroma pandan itu sedalam-dalamnya. Bokepterbaru “Mengapa?”Aku membisu. Aku tak ingin ada setetes pun yang terbuang. Aroma yang memaksaku terperangkap di antara kedua belah paha Mbak Lia. Pasti ia memakai G-String, kataku dalam hati.Sebelum paha kanannya benar-benar tertopang di atas paha kirinya, aku masih sempat melihat bulu-bulu ikal yang menyembul dari sisi-sisi celana dalamnya. Aku hanya peduli dengan lendir yang dapat kuhisap dan kutelan. Ia sering langsung menyebut namaku, sesekali bila sedang bersama rekan kerja lainnya, ia menyebut “Pak”.Dan tanpa kusadari pula, diam-diam aku merasa betah dan nyaman bila memandang wajahnya yang cantik dan lembut menawan.




















