Uuh!” desahnya sambil mengurangi* tanganku yang satunya guna* terus meremas-remas toketnya. Cantik kaya mamanya”. Bokepterbaru Selesai membayar, aku membawa** nampanku menggali* tempat duduk yang kosong.Mataku tertumbuk pada sesosok prempuan muda, cantik, seksi dengan tonjolan besar didadanya, namun* disebelahnya terdapat* anak prempuan kecil, barangkali* 3 tahunan lah. Aku mulai membelai* jembutnya yg nongol terbit* dari CDnya, lantas* kususupkan jariku ke dalam CDnya. aku pesan paha ayam goreng plus kentang plus soft drink dingin. “Bukan pak, bukan anak saya”. Kebetulan di tv terdapat* siaran ulang debat capres. “Kita ke dipan yuk”Aku telah* tidak dapat* menahan napsuku lagi. “Aduuh! “O, silahkan ja pak”.“Cuma berdua saja”, pancingku membuka pembicaraan. “Minta dong”. aku diem saja, dan dia si jablay pun* tidak memperkenalkan* aku untuk* tetangganya.




















