Akupun langsung beranjak ke sana. Kemudian Pak Freddy masuk membawakan handuk khusus untukku. Bokep Ayolah masuk. Kemudian aku agak tersenyum dan tertidur karena memang aku lelah, tetapi aku tidak tahu apakah Pak Freddy juga tertidur. Kemudian Pak Freddy masuk membawakan handuk khusus untukku. Praktis kami berdua sudah tidak berbicara lagi, semuanya sudah mutlak terbius nafsu birahi yang buta. Syukurlah Pak Freddy tidak marah dan membentak, hatiku serasa tenang kembali tetapi rasa malu belum bisa hilang dengan segera. Kita makan aja, yuk. Rupanya dia sudah betulbetul terbius nafsu dan tidak ingat lagi akan kehormatannya sebagai Seorang Guru.




















