“Lho ini kan toilet wanita jelas aku ada keperluan masuk ke sini” kataku dengan nada meninggi.Aku kesal pada mereka berdua karena merasa bahwa mereka telah mengganggu privasi-ku disini. Bokep Apa boleh buat aku yang memancingnya, kini aku yang harus mengantisipasi itu dengan segera memegang kendali ‘permainan’ ini.Tangan Bramanto mulai meraba pergelangan kaki kananku yang kutumpangkan diatas pahanya.“Kamu menginginkan aku khan?” kataku halus namun penuh penekanan. Kita nggak tahu kalau kamu bakal masuk kesini” ujar Hendra dengan guilty face. Mereka sudah sering begituan disini” ujar Bramanto menimpali. Jakunnya terlihat bergerak menelan ludah. “Eh nggak bu.. Waktu sudah menjelang pukul delapan malam ketika Hendra pamit pulang.Aku sendiri masih asyik mengutak-atik internet explorer-ku sambil menikmati suasana lengang di kantor.




















