Tokoh yang pertama adalah Faried, seorang sopir taksi berusia 31 tahun yang melewatkan hari demi hari kehidupannya dengan beragam nuansa: terkadang sangat melodramatis, romantis, sentimentil, bahkan lucu.Selama bekerja sebagai sopir taksi di ibukota selama beberapa tahun Faried telah banyak menemui kejadian yang menegaskan fenomena itu. Ia mengerang dan mengatur napasnya. Bokep Maafkan saya…selamat tinggal!” Ayu mengucapkannya dengan bibir bergetar, pelupuk matanya basah, namun ia menyekanya cepat-cepat, lalu membuka handle pintu tergesa-gesa dan pergi. Tak ada yang istimewa, bahkan nyaris bersifat rutin. Mendadak, kesedihan merambah dalam hati sopir taksi itu. Ia pun membalasa mencium dan memagut bibir indah Ayu sambil tangannya meremas lembut pantatnya. Sudah empat bulan lamanya Faried melakukan ‘tugas rutin’ itu. Komitmen Faried untuk menjunjung tinggi ‘harkat ke-supir taksi-an’ saya,




















