“Mau dicium..?”. Bokep terbaru Sampai di pertigaan jalan Panorama macet lagi. Kukira ia mau menolak, tahunya hanya melihat sekeliling. Syukurlah. “Udah malem.., Mas.., Lain kali aja ya?”, Aku mulai jengkel. Syukurlah. Ternyata pada pagi hari ketika toko baru buka atau sore hari menjelang tutup adalah waktu-waktu “aman” untuk mengganggunya. Engga.., ah. Berbahaya sebenarnya. Dengan gemas kulumat habis-habisan buah dadanya. Celanaku terasa sesak. “Jangan.., Mas.., banyak orang..”
“Makanya.., kita cari tempat, ya..”
Sari berberes sementara aku menstart mobil. Kucegah Sari membuka pintu hendak turun. Masih genit dan sedikit manja. “Mama tadi pesan”. Ada beberapa bank, kantor pos dan kantin. “Ke mana..”, aku balik bertanya. Celaka, noda yang di celana tak bisa hilang. “Belum ada.., ayo sebentar aja”.




















