Aku merasa ia ingin segera mengakhiri babak kedua ini. Bokep terbaru Kami turun di terminal dan naik ojek ke rumah. Kutatap mukanya, ia balas menatapku lembut dan berbisik,”Kali ini aku ingin naturally”. Buah zakar yang menggantung di bawahnya kemudian diisapnya dan dijilatinya sampai titik Kundaliniku. Dengan gerakan perlahan Tina berjongkok di atas selangkanganku dan mulai menurunkan pantatnya. Padahal dengan memakai kondom, kuharap permukaan kondom yang licin akan mempermudah pekerjaanku. Aku menjadi gemas, kutarik rambutnya kebelakang. Sakit.. Selentingan yang beredar suaminya itu hanyalah korban dari permainannya. Namun Tina tidak peduli. Ayo To.. Namun ia tidak menyerah dan bertubi-tubi bertanya tentang keadaan diriku sekarang ini.Akhirnya aku yang menyerah dan meladeni pertanyaannya.




















