Tak disangka, ketika Mak pergi menengok Abah di kamar, Pak Broto mengatakan hal yang tidak pernah terlintas di pikiranku.“Kamu sadar, kan … Sari, Utang abah kamu besar sekali. Bokep terbaru “ kata Pak Broto.Aku tidak menjawabnya. Aku minta pada dokter itu untuk memasangkan spiral di rahimku. Sssssshhhh …. Keringat semakin deras mengucur dari tubuh kami.Aku yang kini jadi pemuas nafsu birahi mempercepat gerakkanku karena kau merasa sudah hampir mencapai klimaks. Tangan Pak Broto mengelus-elus punggungku sementara aku terus berbaring di atas badannya. Leher dan dadaku dari air mani Pak Broto dengan sapu tangan yang diambilnya dari meja riasku.(Aku masih menyimpan sapu tangan bernoda air mani Pak Broto itu dan sesekali aku menciumi aroma laki-laki yang samar-samar masih tersisa di sana).




















