Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Bokepterbaru Itu karena anak perempuan dalam mobil sedan itu terlihat ingin muntah, jadi dia membutuhkan kantong plastik hitam demi memuntahkan semua isi perutnya. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Dingin kota ini makin terasa. Dia benar-benat ulet. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. “Terima kasih banyak, Pak. Aku tetap bertahan di tempatku berdiri, tetap menyaksikan anak laki-laki penjual kantong plastik di dekat tiang lampu merah yang juga masih berjualan. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. “Sudah dapat banyak?”
“Belum. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah.




















