Setelah darah berhenti mengalir dari leher perempuan itu, perempuan itu kemudian mulai dipotong-potong! Bokep hehehe”“Ihh… kok belum sih pak? Go! A-aku pengen muntah. Sedangkan Pak Jun kemudian memasukkan sebuah selang ke dalam mulutku.Aku dicekoki berliter-liter air yang tidak habis-habisanya dari selang sampai aku muntah-muntah. Satu tangannya lalu meremas buah dadaku sementara tangannya yang lain memegangi tanganku. Tapi tetap saja aku tidak pengen beneran dibunuh. Mungkin di gudang atau bekas pabrik. Bikin aku horni berat bersamaan dengan rasa takut! Tapi pak Jun memegang kepalaku memaksaku untuk melihatnya. Aku betul-betul pasrah menunggu mati sekarang ini.Berkali-kali pak Jun kembali memaksaku untuk melihat rekaman-rekaman penjagalan.




















