Diantara sofa dan TV ada karpet tebal dan lembut berwarna putih. Aku tunggu lho..”Tak kusangka jam pada saat itu menunjukkan pukul 10 pagi. Bokepterbaru Barang-barangnya kulihat tersusun rapi dan apik. Sebaiknya kamu nurut aja” katanya sambil mengejek namun terlihat paras muka yang memohon.Kutanya, “Buat apa pakai di ikat-ikat segala? Teman-temanku sudah mempunyai pasangannya masing-masing, hanya aku saja yang sendiri. Aku telanjang bulat dibuatnya. Aku masih berdiri sambil beberapa kali berusaha menyeimbangi diri agar tidak jatuh.Setelah semuanya terikat, ia lalu menjatuhkan badanku ke lantai. Akhirnya aku pasrah dan hanya bisa berteriak dalam keadaan tersumpal. “Aku Mei Mei” katanya.Kuajak dia duduk di mejaku lalu memesan minuman. Tapi nanti kalau kamu aku ikat lagi, boleh ya aku ajak temanku, cewek kok. Ma kasih ya.




















