Namun tekadku untuk menjadi orang yang berguna tetap besar. Aku termangu memandang pemandangan yang menggairahkan nafsuku sebagai laki-laki normal.Kubuka kran air di wastafel yang telah disediakan khusus untuk cuci rambut, kumasukkan semua rambut yang panjang dan hitam mengkilap itu, mulailah aku mencucinya sampai beberapa menit. Bokep baru dan maafin ya Bu kelakuan saya tadi”, kataku sambil tersenyum.“Sampai kamis depan ya Rull..”“Wah pekerjaan lagi nih..” batinku dengan senang, kemudian kutinggalkan rumah mewah tersebut dengan perasaan puas sekali.Demikian kisahku dengan istri pejabat, mudah-mudahan pembaca dapat menikmatinya. Oh ya, rambutnya nggak usah dikeringin pakai pengering.. Untuk apa barang sebanyak ini kalau tiap minggu tetap pergi ke salon, pikirku.




















