Pertemuan kedua, di kantor polisi. Saya kaget.“Ya, mengganggu kalau tidak dilepas,” katanya pula.Tanpa menunggu persetujuan saya, Par Bambang menggeser bagian atasnya. Bokepterbaru Kepala saya miring ke kiri dan ke kanan menahan gejolak yang tidak tertahankan.Tangan kanan Pak Bambang makin berani. Pak Bambang naik ke atas ranjang.“Kita lanjutkan,” katanya.Saya disuruhnya telungkup. Sesaat saya merasakan getaran itu. Sudah dijual si penodong.Saat mau pulang, saya hampir bertabrakan dengan Pak Bambang di koridor kantor Polsek itu. Belum tampak tanda-tanda itunya akan ‘menembak’. Pak Bambang naik ke atas ranjang.“Kita lanjutkan,” katanya.Saya disuruhnya telungkup. Entah sampai kapan.,,,,,,,,,,,, CD juga sudah tanggal. Ia tidak bercerita mengapa pisah dengan istrinya. Saya hanya diam.“Sekarang saja kita mulai pengobatannya,” ujarnya seraya membawa saya masuk kamarnya.Kamarnya kecil dan pengap.




















